Resep Dasar Memasak UI yang Ideal

in Articles · 14 Nov 2014 · by Admin Person

Sebelum memulai pembicaraan kita kali ini, saya ingin menekankan bahwa User Interface (UI) bukan mengenai pemanjaan mata user.

Seperti yang dibicarakan di artikel sebelumnya, peran UI adalah untuk menyediakan sebuah sistem agar user dapat berinteraksi dengan produk / servis. Tampilan visual dari sebuah sistem merupakan hasil samping yang muncul dari proses tersebut.

Anda perlu bertanya pada diri sendiri ‘apa yang user inginkan?’ Apakah mereka menginginkan tampilan yang penuh dipenuhi dengan objek-objek 3D, gradien dan efek-efek yang memukau? atau, dia hanya menginginkan untuk menggunakan sistem yang dapat memenuhi kebutuhannya dengan mudah? Menurut saya, dan mungkin bagi anda juga, jawabannya adalah yang pilihan terakhir.

Pendeknya, tujuan utama dari sebuah UI adalah untuk menyediakan sebuah sistem untuk memenuhi kebutuhan user-usernya. Dibawah ini ada beberapa resep untuk menciptakan UI yang ideal.

KONSISTEN DI SELURUH INTERFACE

Rahasia dari menjaga user agar menggunakan sistem anda terus, terletak pada konsistensi dari interface, yang secara berlanjut akan memberikan kepuasan dari user experience. Jadi, gunakanlah font, skema warna, tombol dan efek yang sama pada seluruh desain. Pastikan anda juga memiliki identitas brand yang kuat untuk menyatukannya.

MENYAJIKAN LAYOUT YANG INTUITIF

Jangan membiarkan user sendirian dalam berfikir apa yang harus ia lakukan, namun sediakan interface yang dapat mereka gunakan dengan mudah – sesuatu yang jelas, pampang dan intuitif. Penggunaan proses user on-boarding dapat membantu user menjadi terbiasa dengan sistem yang kompleks.

DEVELOPER HARUS MEMAAFKAN

Jangan melupakan bahwa user juga manusia, dan oleh karena itu mereka ingin dimengerti. Mereka cenderung melakukan kesalahan. Oleh karena itu, jaga interface sistem agar selalu flexible, agar dapat kembali dari kesalahan yang mungkin dilakukan user.

MENAMPILKAN PESAN YANG JELAS

Karena user itu manusia, mereka pasti juga menginginkan kepastian – kepastian dalam apa yang ingin disampaikan suatu sistem. Oleh karena itu, kejelasan tekstual seharusnya menjadi prioritas utama seorang desainer UI, karena hal ini adalah satu-satunya yang dapat membuat user merasa terhubung dengan interface. Adalah hal baik apabila sebelum sebuah konten di publish, konten tersebut melalui proses editing terlebih dahulu.

Meskipun ada banyak dan banyak faktor lain yang dapat membuat interface ideal, empat perihal diatas merupakan beberapa yang paling penting.

Happy designing!

sumber: justcreative.com

by Damas Nawanda


SHARE AND SUPPORT