Sekilas tentang Kebergunaan (Usability)

in Articles · 25 Apr 2014 · by Admin Person

Sebelum menjelaskan tentang usabiility, mari kita simak gambar-gambar berikut.

usability-salah.png

pintu-salah.png

Ada yang salah dari kedua gambar tersebut? Ya, kita bisa pelajari usability yang ada di kehidupan sehari-hari kita. Contohnya untuk gambar pertama, bisa dilihat bahwa sebuah alat penyiram memiliki pegangan yang tempatnya di sisi yang sama dengan keluarnya air. Kemudian gambar kedua, sebuah pintu yang didorong memiliki posisi pegangan di sisi luar yang mengakibatkan pengguna akan berat membukanya.

Apa yang dapat disimpulkan dari kedua gambar itu? Jelas terlihat bahwa itu merupakan contoh sebuah produk yang memiliki usability yang buruk. Pengguna tidak dapat menggunakan alat tersebut dengan baik sesuai tujuannya.

Setelah melihat contoh itu, apa itu usability? Bahasa mudahnya usability itu bagaimana sistem/produk kita bisa menyelesaikan tugas pengguna dengan baik. Baik seperti apa? Menurut ISO 9421-11 bahwa standar usability yang baik yaitu effective, efficient, and satisfaction. Sudah jelas bahwa sebaiknya sebagai pengguna dapat melakukan secara efektif (berpacu pada hasil), efisien (berpacu pada caranya), dan mendapatkan kepuasan.

Dari gambar yang dicontohkan tadi jelas bahwa gambar pertama tidak efektif karena hasil keluarnya air akan sulit jika posisi seperti itu. Selain itu kedua gambar pertama dan kedua juga tidak efisien karena ketika menggunakan alat tersebut sulit atau tidak praktis. Tentu saja kedua hal tersebut tidak dapat memuaskan pengguna karena pengguna kesulitan.

Dari contoh tersebut kita dapat membawa aspek usability yang lebih luas lagi. Misalnya kita bisa menilai usability dari sebuah kemasan produk, majalah, website, aplikasi, bahkan mungkin sebuah sistem yang lebih luas. Nielsen dalam bukunya “Usability Engineering” juga menjabarkan kriteria usability yang baik antara lain:

  • Learnability: Seberapa mudah bagi pengguna untuk menyelesaikan tugas dasarnya ketika pertama kali menggunakan desainnya?
  • Efficiency: Setelah pengguna mempelajari desainnya, seberapa cepat mereka dapat melakukan tugasnya?
  • Memorability: Ketika pengguna kembali ke desain tersebut setelah dalam jangka waktu tertentu tidak menggunakannya, seberapa mudah mereka dapat mengembalikan kemampuannya?
  • Errors: Berapa kesalahan yang user lakukan, seberapa kesalahannya, dan seberapa mudah mereka pulih dari kesalahannya?
  • Satisfaction: Seberapa senang pengguna menggunakan desainnya?

Penilaian Usability

Bagaimana kita menilai usability dari sistem kita? Seberapa baik? Tentunya tidak bisa hanya dirasakan saja, namun terdapat metode-metode untuk mengukur nilai usability. Berikut contoh metode yang ada:

  1. Software Usability Scale (SUS)
  2. Software Usability Measurement Inventory (SUMI)
  3. Questionnaire for User Interaction Satisfaction (QUIS)
  4. Post-study System Usability Questionnaire (PSSUQ)
  5. Standardized Universal Percentile Rank Questionnaire (SUPR-Q)

Dari beberapa metode tersebut secara umum memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Salah satu metode yang cukup popuper yaitu SUS karena dapat dilakukan dengan cepat dan valid.

by Trias Nur Rahman


SHARE AND SUPPORT